Pages

Selasa, 26 Oktober 2010

Syirk, Kufr & Nifaq

SYIRIK

Pengertian

Syirik adalah membuat sekutu/saingan bagi Allah SWT entah dari segi Rububiyah-Nya, Uluhiyah-Nya serta Nama dan Sifat-Nya. Tapi yang banyak terjadi dari segi uluhiyahnya yaitu dengan menyembah kepada selain Allah atau berpaling darinya dalam melaksanakan ibadah seperti, nadzr, Khouf, roja’, dan mahabbah .


Macam-macam Syirik

Syirik terbagi menjadi 2 macam yaitu : 1.Syirkul Akbar dan 2.Syirkul Ashghor,

1) Syirkul Akbar, adalah Syirk yang keluar dari ajaran yang dapat membawa pelakunya
kedalam Neraka apabila wafat dan belum bertaubat. Contoh :
  1. Berdo’a kepada selain Allah
  2. Berkurban dan bernadzar kepada selain Allah
  3. Takut kepada mayit, jin dan syetan yang dapat membahayakannya serta menyakitinya
  4. Berharap kepada selain Allah

2) Syirkul Ashghor adalah syirk yang tidak keluar dari ajaran akan tetapi dapat mengurangi
tauhid dan ia sebagai washilah kepada Syirkul Akbar, Syirk ini di bagi menjadi 2, yaitu :
  1. Syirk Zahir, yang terdiri dari lafadz dan perilaku, contoh : lafadz, bersumpah bukan dengan nama Allah, Perilaku, memakai jimat
  2. Syirk Khofiy, yaitu Syirk yang tersembunyi entah Syirk dalam keinginan atau Niat contoh, Riya’ dan Sum’ah

Perbedaan Syirk Akbar dan Ashghor

Syirkul Akbar

Syirkul Ashghor

Keluar dari ajaran Islam

Tidak keluar dari ajaran Islam

Membawa pelakunya kedalam neraka

Tidak mengekalkan pelakunya didalamnya

Menghapus segala amalan yang telah diperbuat

Tidak menghapus semua amalan

Halal darah dan harta si pelaku

Tidak

Wajib memusuhinya dan larangan interaksi dgn pelaku

Tak dilarang berinteraksi dgn pelaku



KUFR
Pengertian

Kufr menurut bahasa, adalah التغطية و الستر yang berarti menutup atau menyembunyikan. Sedangkan menurut istilah adalah, lawan dari iman yaitu ketiadaan iman atau keyakinan kepada Allah dan rasulnya .

Macam-macam Kufr

Kufr terbagi menjadi 2, yaitu kufr akbar dan kufr ashghor
1. Kufr Akbar adalah, Kufr yang keluar dari ajaran, dan kufr ini ada 5 bagian yaitu :

a) Kufr Takdziib, seperti firman Allah dalam surat Al-Ankabut : 68, yang berbunyi :

Artinya : “ Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir? “

b) Kufr ibaa’ wal Istikbar ma’a tashdiq, firman Alah dalam surat Al-Baqoroh : 34

Artinya : “ Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada Para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," Maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia Termasuk golongan orang-orang yang kafir.”

c) Kufr Syak atau Kufr Zhon, firman Allah dalam surat Al-Kahfi : 35-38, yang berbunyi :

Artinya :
35. Dan Dia memasuki kebunnya sedang Dia zalim terhadap dirinya sendiri ia berkata: "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya,
36. Dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika Sekiranya aku kembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik dari pada kebun-kebun itu".
37. Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya - sedang Dia bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada (tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna?
38. Tetapi aku (percaya bahwa): Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku.

d) Kufr I’rodh, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ahqof : 3, yang berbunyi :

Artinya : “Kami tiada menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. dan orang-orang yang kafir berpaling dari apa yang diperingatkan kepada mereka”.

e) Kufr Nifaaq, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Munafiquun : 3, yang berbunyi :

Artinya : “Yang demikian itu adalah karena bahwa Sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.”

2. Kufr Ashghor adalah, Kufr yang tidak keluar dari Ajaran yaitu Dosa-dosa yang mengakibatkan kekufuran yang disampaikan dalam Al-Qur’an dan Sunnah akan tetapi tidak sampai ke Kufr Akbar. Contoh :

a. Kufr Ni’mat, Seperti firman Allah dalam Alqur’an surat An-Nahl : 112, berbunyi :

Artinya : “ Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezkinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.”

b. Membunuh seorang Muslim, seperti hadits Nabi yg di wirayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW bersabda,
" سباب المسلم فسوق وقتاله كفر"
Artinya : “ Mengolok-olok seorang Muslim adalah Fasik dan membunuhnya adalah Kufr “

c. Bersumpah dengan nama selain Allah, seperti dalam hadits Nabi SAW, bersabda

" من حلف بغير الله فقد كفر أو أشرك "
Artinya : “ Barang Siapa yang bersumpah dengan nama selain Allah maka ia telah berbuat Kufr atau Syirk “

Dan sedangkan perbedaan antara Kufr Akbar dan Ashghor sama halnya seperti pada perbedaan Syirkul Akbar dan Syirkul Ashghor

NIFAQ
Pengertian

Nifaq secara bahasa berasal dari kata " النافقاء " yaitu salah satu lubang tempat keluarnya Yarbu ( hewan sejenis tikus ) dari sarangnya, dimana jika ia dicari dari lobang yang yang satu maka akan keluar dari lobang yang lain. Dikatakan pula ia berasal dari kata " النفق " yaitu lobang tempat bersembunyi.

Nifaq menurut Syara’ yaitu menampakkan Islam dan kebaikan tetapi menyembunyikan kekufuran dan kejahatan.

Macam-macam Nifaq

Nifaq terbagi menjadi 2 macam, yaitu :
1. An-Nifaq Al-I’tiqodiy, yaitu Nifaq Akbar yang mana pelakunya mengaku atau menampakkan ke Islamannya dan menyembunyikan ke Kufurannya. Dan nifaq sejenis ini telah keluar dari Dien secara keseluruhan dan Neraka yang paling bawahlah tempat bagi Pelakunya.

2. An-Nifaq Al-‘Amaliy, yaitu Nifaq Ashghor yang mana pelakunya mengerjakan pekerjaan-pekerjaan orang-orang Munafiq tapi tetap dengan keberadaan Iman dihati mereka.contoh :
1. Apabila berkata, berbohong
2. Apabila berjanji , ingkar
3. Apabila, dipercaya, khianat
4. Dan apabila bermusuhan, berucap kotor

Seperti Sabda Nabi SAW :

" قال رسول الله ص م : أربع من كن فيه كان منافقا خالصا, ومن كانت فيه خصلة منهن كانت فيه خصلة من النفاق حتى يدعها, إذا اؤتمن خان, وإذا حدث كذب و إذا عاهد غدر, وإذا خاصم فجر "

Artinya : “ Ada empat hal, yang jika berada pada diri seseorang maka ia menjadi seorang Munafik hakiki dan jika seseorang memiliki salah satu daripadanya maka ia memiliki satu kebiasaan NIfaq sampai Ia meninggalkannya. Bila dipercaya dia khianat, bila berkata ia bedusta, bila berjanji dia mengungkiri dan bila bertengkar ia berucap kotor. (Muttafaq Alaih )

___________________________________________________________
التوحيد للصف السادس, معهد دار السلام كونتور فونورغو

Tidak ada komentar:

Posting Komentar