Iman menurut bahasa adalah التصديق yaitu percaya, sedangkan menurut istilah adalah Percaya dengan sepenuh hati, dan menetapkan dengan lisan, serta mengamalkan dengan anggota Badan, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.
Definisi lain mengatakan bahwasanya iman adalah percaya dengan apa-apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW dari Allah SWT kepada umatnya.
Islam menurut bahasa adalah berasal dari kata سلم yang berarti selamat atau berserah diri, menurut istilah ialah ketaatan dan patuh dalam mengerjakan apa-apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Definisi lain mengatakan, yaitu bersyahadat/bersaksi bahwasanya tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan Sholat, menunaikan Zakat, Puasa bulan Ramadhan dan mengerjakan Haji jika mampu.
Sedangkan Ihsan ialah beribadah kepada Allah seperti halnya kamu melihatnya dan apabila kamu tidak melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu.
Didalam Islam dan Iman terkumpul agama secara keseluruhan. Sebagaimana Nabi SAW membedakan makna Islam, Iman dan Ihsan. Dalam hadits Jibril AS, Imam Al-Bukhori meriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, bahwa ia berkata,
كان النبى بارزا يوما للناس فأتاه جبريل فقال : ماالإيمان قال : الإيمان أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله ز تؤمن بالبعث , قال : ماالإسلام, قال : الإسلام أنتعبد الله ولا تشرك به وتقيم الصلاة, وتؤتى الزكاة المفروضة, وتصوم رمضان, وتحج البيت, قال : ماالإحسان, قال : هو أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك
Artinya : “ Ketika Rasulullah SAW pada suatu hari keluar berkumpul dengan para sahabat , tiba-tiba datanglah jibril dan bertanya, “Apakah iman itu ?” Beliau menjawab, “ Iman adalah engkau beriman kepada Allah, para malaikatnya, Kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, dan engkau beriman kepada hari kebangkitan. “Dia bertanya lagi, “Apakah Islam itu ?”, beliau menjawab, “ Islam adalah engkau menyembah Allah dan tidak berbuat Syirik kepadanya, engkau mendirikan Shalat, membayarkan zakat yang diwajibkan, Puasa Ramadhan, dan berhaji ke Baitullah. “ Dia bertanya lagi “, “Apakah Ihsan itu ?”, Beliau menjawab “ Engkau menyembah Allah seakan-akan kamu melihatnya, jika Engkau tidak dapat melihatnya sesengguhnya Ia melihatmu.”
___________________________________________________________________
التوحيد للصف الخامس, معهد دار السلام كونتور فونورغو
Definisi lain mengatakan bahwasanya iman adalah percaya dengan apa-apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW dari Allah SWT kepada umatnya.
Islam menurut bahasa adalah berasal dari kata سلم yang berarti selamat atau berserah diri, menurut istilah ialah ketaatan dan patuh dalam mengerjakan apa-apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Definisi lain mengatakan, yaitu bersyahadat/bersaksi bahwasanya tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan Sholat, menunaikan Zakat, Puasa bulan Ramadhan dan mengerjakan Haji jika mampu.
Sedangkan Ihsan ialah beribadah kepada Allah seperti halnya kamu melihatnya dan apabila kamu tidak melihatnya, sesungguhnya Ia melihatmu.
Didalam Islam dan Iman terkumpul agama secara keseluruhan. Sebagaimana Nabi SAW membedakan makna Islam, Iman dan Ihsan. Dalam hadits Jibril AS, Imam Al-Bukhori meriwayatkan dari Abu Hurairah Ra, bahwa ia berkata,
كان النبى بارزا يوما للناس فأتاه جبريل فقال : ماالإيمان قال : الإيمان أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله ز تؤمن بالبعث , قال : ماالإسلام, قال : الإسلام أنتعبد الله ولا تشرك به وتقيم الصلاة, وتؤتى الزكاة المفروضة, وتصوم رمضان, وتحج البيت, قال : ماالإحسان, قال : هو أن تعبد الله كأنك تراه فإن لم تكن تراه فإنه يراك
Artinya : “ Ketika Rasulullah SAW pada suatu hari keluar berkumpul dengan para sahabat , tiba-tiba datanglah jibril dan bertanya, “Apakah iman itu ?” Beliau menjawab, “ Iman adalah engkau beriman kepada Allah, para malaikatnya, Kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, dan engkau beriman kepada hari kebangkitan. “Dia bertanya lagi, “Apakah Islam itu ?”, beliau menjawab, “ Islam adalah engkau menyembah Allah dan tidak berbuat Syirik kepadanya, engkau mendirikan Shalat, membayarkan zakat yang diwajibkan, Puasa Ramadhan, dan berhaji ke Baitullah. “ Dia bertanya lagi “, “Apakah Ihsan itu ?”, Beliau menjawab “ Engkau menyembah Allah seakan-akan kamu melihatnya, jika Engkau tidak dapat melihatnya sesengguhnya Ia melihatmu.”
___________________________________________________________________
التوحيد للصف الخامس, معهد دار السلام كونتور فونورغو
Tidak ada komentar:
Posting Komentar